Showing posts with label musibah. Show all posts
Showing posts with label musibah. Show all posts

Pesawat Susi Air Tergelincir di Bintuni

Sejumlah warga melihat kondisi pesawat Susi Air yang terperosok

BINTUNI - Juru Bicara Kepolisian Daerah Papua Kombes Wachyono mengatakan, bahwa pada Rabu (8/6) sekitar pukul 09.30 WIT, Pesawat Susi Air PK-VVT type C 208 tujuan Bintuni-Manokwari, yang dipiloti Blaire Cliff Warga Negara New Zealand, Co-pilot Udit Suda, juga WN New Zealand, dengan Penumpang 10 orang, tergelincir di bandara Bintuni Papua Barat. ‘’Saat melakukan haluan kanan di ujung runway landasan guna melakukan take off menuju Manokwari, ban pesawat bagian belakang kanan tidak bisa bergerak (macet) sehingga pesawat tidak bisa dikendalikan dan tergelincir ke parit sebelah kiri runway. Propeler depan rusak terkena benturan dengan gundukan tanah yg berada di pinggir runway,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa. Tepat pukul 10.35 WIT pesawat di evakuasi oleh personil Res Bintuni dibantu Masyarakat ke parkiran pesawat. (ram/jer)

Kaukus Papua Desak Rekonstruksi Wasior

JAYAPURA [PAPOS]- Untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat pasca banjir Bandang di Wasior serta perkembangan penanganan bencana pasca tanggap darurat. Kaukus Parlemen RI dari daerah pemilihan Papua dan Papua Barat turun langsung ke Wasior.

Kunjungan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 7 hingga 9 November. Kunjungan dimpimpin langsung oleh coordinator Kaukus Parlemen DPR-RI, Paskalis Kosay, MM.

“Kami dari kaukus Parlemen RI baru saja mengunjungi Wasior. Kami ingin melihat dari dekat sejauh mana penanganan bencana banjir Bandang yang dilakukan pemerintah,” kata koordinator Kaukus Parlemen RI, Paskalis melalui telepon selularnya, Selasa [9/11] kemarin.

Dari hasil kunjungan kelapangan menurut politisi Golkar Papua ini, pihaknya mengaku cukup prihatin melihat lambannya penanganan bencana, dimana hingga kini ujar dia pemerintah belum menyusun rencana rekonstruksi Wasior. Untuk itu, Kaukus parlemen RI mendesak pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk segera menyusun rencana rekontruksi Wasior.

Bahkan tandasnya yang perlu dipercepat adalah menyusun Rencana Tata Ruang [RTR] pembangunan Wasior sesuai peruntukan wilayah atau tata ruang guna menghindari kemungkinan bencana serupa. “Setelah kembali ke Jakarta, kita akan segera membuat laporan kunjungan kerja untuk disampaikan ke pimpinan DPR-RI. Kita akan meminta kepada pemerintah pusat untuk segera menyusun RTR,” katanya.

Paskalis Kossay bersama anggota kaukus parlemen lain berharap, janji-janji pemerintah harus ditepati, jangan hanya berani diucapkan hanya untuk pencitraan diri, lalu lambat atau lupa direalisasikan.

Pihaknya juga tidak akan tinggal diam begitu saja. Kaukus parlemen RI akan berupaya semaksimal mungkin bicara dengan kementerian terkait sehingga penanganan maupun penyusunan RTR bisa segera dilakukan.

Karena sampai sekarang masyarakat yang berada di Wasior masih trauma. Masyarakat butuh penjelasan, apakah lokasi tersebut masih layak dijadikan sebagai tempat hunian atau tidak. Jika tidak perlu dicari solusinya dan dibuat rencana rekontruksinya sehingga tidak sampai membingungkan masyarakat, Kasihan masyarakat, mereka sudah cukup lama menderita, katanya.[bela]

Written by Bela/Papos   
Wednesday, 10 November 2010 16:15

Papua Indonesia

Facebook Status RSS Feed Filter